27 Pasutri dan 18 Saudara Bertarung di Pilkades Serentak Wonogiri

Sebanyak 27 pasangan suami istri (pasutri) dan 18 pasangan bersaudara akan mewarnai kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2019 di Wonogiri, 25 September mendatang. Para cakades ini sudah ditetapkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai kontestan pilkades, Rabu (11/9/2019) lalu. Psutri yang mencalokna diri sebagai cakades mayoritas adalah petahana. Cakades menggandeng istri, suaminya, atau saudaranya karena tidak ada warga lain yang mendaftarkan diri sebagai cakades. Hal itu sebagai strategi agar pilkades bisa digelar tahun ini.

Sesuai aturan pilkades dapat digelar jika kontestannya minimal ada dua orang. Apabila syarat itu tak terpenuhi, pilkades terpaksa ditunda dan harus menunggu sesi pilkades serentak berikutnya yang belum diketahui akan digelar lain waktu. Pembentukan calon bayangan itu tak melanggar aturan. Dalam regulasi hanya mengatur cakades minimal dua orang.

Sementara itu, 168 orang atau 36,4 persen dari total calon kades (cakades) sebanyak 462 orang merupakan petahana. Sedangkan 15 orang atau 3,2 persen lainnya mantan kades. Cakades tersebut pernah menjabat sebagai kades sebelum petahana menjabat. Selebihnya, yakni 279 orang atau 60,4 persen cakades merupakan wajah baru.

Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Zyqma Idatya Fitha, menyampaikan bahwa awalnya jumlah pendaftar pilkades tercatat 475 orang. Namun, setelah melalui beberapa tahapan seleksi, seperti penelitian berkas dan proses pelengkapan syarat administrasi oleh pendaftar, ada 13 pendaftar yang pencalonannya gugur.

"Ada beberapa faktor yang membuat mereka tak lolos, seperti tak melengkapi berkas persyaratan, belum menyelesaikan perubahan nama, dan PNS yang setelah mendaftar ternyata tak mendapat izin Bupati," katanya.

Pendaftar yang tak lolos merupakan pendaftar di 11 desa, yakni Pasekan, Eromoko; Sendangmulyo, Tirtomoyo; Gambirmanis, Pracimantoro; Girimulyo, Jatipurno; Mlokomanis Wetan, Ngadirojo; dan Kebonagung, Sidoharjo. Kemudian Desa Conto, Sugihan, Domas, ketiganya Bulukerto; Jatisari, dan Sumberejo, keduanya Jatisrono. Dua dari 13 pendaftar tersebut merupakan PNS yang tak mendapat izin Bupati, yakni Marjoko pendaftar Pilkades Jatisari dan Sukiyanto pendaftar Pilkades Gambirmanis.

 

Sumber : Berita Daerah RGS Wonogiri (16 September 2019)



Menurut pengunjung, apakah isi website ini bersifat informatif ?

Pilih

Jl. Kabupaten No. 4-6 Wonogiri 57612
Telp. (0273) 321002 Fax. (0273) 322318
Email: bupati@wonogirikab.go.id
Website : http://www.wonogirikab.go.id


//