Pemerintah Kabupaten Wonogiri menggelar Pawai Kebangsaan secara serentak di 25 kecamatan. Pawai kebangsaan ini digelar dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan ke-77 tahun Republik Indonesia.

Pelaksanaan pawai kebangsaan di setiap kecamatan dikoordinir oleh panitia yang terbentuk di masing-masing kecamatan dengan menerapkan protokol yang sama dan mematuhi beberapa indikator terms of reference yang telah ditentukan oleh Pemkab. Beberapa aturan yang dimaksud antara lain pembagian kategori kontingen pawai menjadi dia, yakni kategori kontingen sekolah dan kategori kontingen desa/kelurahan dan umum.

Dalam pawai yang bertajuk “Nyawiji mbangun Wonogiri” ini setiap kontingen dipersilakan menampilkan pertunjukkan sesuai kreativitas masing-masing di hadapan tamu undangan yang terdiri dari Forkopimcam serta dewan juri. Dewan juri akan memberikan penilaian terhadap penampilan masing-masing kontingen dan kemudian menentukan juara I, II, dan III yang berhak menerima piala Bupati dan tanda Penghargaan dari Kecamatan.

 

 

Ditemui di sela-sela persiapan Pemberangkatan Kontingen Pawai Kebangsaan, Mahmud Yunus selaku Ketua Panitia Pawai Kebangsaan Kecamatan Wonogiri mengungkapkan bahwa untuk Kecamatan Wonogiri Kota sendiri, pawai ini diikuti oleh 42 kontingen, dimana 24 diantaranya adalah kontingen pelajar, dan 18 lainnya adalah kontingen desa/kelurahan dan umum.

Mahmud juga menjelaskan terkait tampilan yang akan disajikan masing-masing kontingen mencakup komposisi tema pendidikan, seni budaya, bhineka tunggal ika, pertanian, dan peternakan.

“Hal ini nanti berkaitan dengan kelompok masing-masing dipersilakan sesuai kreatifitas masing-masing,” tutur Mahmud.

Mahmud juga menegaskan bahwa dalam pelaksanaannya, setiap peserta pawai dilarang membawa alat-alat yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Setiap peserta tidak diperbolehkan membawa alat-alat atau hal hal yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain, seperti benda tajam dan minuman keras. Kita diawasi penuh oleh pihak kepolisian. Jadi apabila ditemukan ada yang melanggar akan ditarik atau tidak diperbolehkan ikut,” ujarnya.

Terkait kumlah peserta pada masing-masing kontingen, Mahmud menyebutkan bahwa tidak ada batasan untuk jumlah maksimal, tetapi minimal setiap kontingen membawa 25 peserta dengan kelengkapan atribut yang menjelaskan nama dan asal kontingen.

“Untuk maksimalnya tidak ada, tapi minimal 25 orang. Kalau maksimalnya tergantung kreativitas masing-masing kontingen. Seperti SMKN 2 Wonogiri membawa personil 850 orang, SMPN 6 Wonogiri juga tercatat membawa personil sebanyak 460 orang,” lanjutnya.

Pawai kebangsaan di Kecamatan Wonogiri mengambil jalur sepanjang kurang lebih 2 kilometer dari Lapangan Sukorejo Wonogiri menuju Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri, dimana di depan panggung kehormatan yang digelar di depan Pasar Kota Wonogiri, para peserta diberi waktu untuk menampilkan hasil kreativitas dan pertunjukkan terbaiknya.

 

Penulis : SIKP_kominfowng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *