Guna memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak Pandemi COVID-19, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggulirkan Program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) pada  program  Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) TA 2021. Dana yang dialokasikan untuk kegiatan tersebut mencapai Rp1,8 Milyar untuk enam desa/kelurahan di Kabupaten Wonogiri, yakni Desa Bulusulur, Desa Pokoh Kidul, Desa Sendang, Kelurahan Giriwono, Kelurahan Wonoboyo, dan Kelurahan Wuryorejo. Peluncuran program ini diselenggarakan sederhana dengan protokol kesehatan ketat, Rabu (6/5/2021) di Area Kolam Keceh, Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, menyampaikan pekerjaan PKT utamanya meliputi pembangunan infrastruktur kerakyatan yang mendukung produktivitas masyarakat pedesaan untuk mewujudkan kota yang asri dalam menuju tata kehidupan yang lebih sehat lebih berkualitas, serta memberi kontribusi pada kesejahteraan  masyarakat di masa pandemi.

“Program ini  sebagai inovasi pemerintah untuk senantiasa memberikan satu ruang edukasi, harus berkarya dan bekerja dan aktif memanfaatkan program yang ada agar terwujud keseimbangan antara pemulihan ekonomi dan pemulihan kesehatan di era pandemi,” kata Bupati yang akrab disapa Mas Jekek ini.

Setelah selesai 60 hari penyelenggaraan PKT KOTAKU, Bupati berharap adanya upaya pendampingan agar hasil karya masyarakat dalam padat karya dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Sebagai wilayah yang menginspirasi kita semua, pembangunan harus berkelanjutan, kemanfaatan juga harus berkesinambungan, dan saya berharap hasil dari PKT ini bermanfaat secara optimal bagi semua pihak,” ujarnya.

Kepala  Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri mengatakan bahwa Program PKT Kementerian PUPR dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan

“Infrastruktur yang dimaksud khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi, seperti pembangunan gorong-gorong dan aliran air. Diharapkan manfaatnya dapat langsung memberikan kontribusi pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pasca Pandemi COVID-19,” ujarnya.

Selain untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/pelosok.

“Pola pelaksanaan PKT nanti juga harus memperhatikan protokol physical & social distancing untuk pencegahan penyebaran COVID-19,” kata Heru Utomo.

Kriteria masyarakat Penerima PKT menurut SOP Program Kotaku, menurut Heru, adalah masyarakat berpenghasilan rendah, atau warga miskin yang terkena dampak pandemi Covid-19 di wilayah lokasi sasaran Kotaku, masyarakat yang kehilangan pekerjaan atau berkurangnya penghasilan akibat dampak pandemi Covid-19, dan para pencari nafkah baik laki-laki maupun perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga.

Pada acara peluncuran program tersebut, tiga orang perwakilan Penerima PKT hadir untuk menerima alat kelengkapan kerja secara simbolis dari Bupati Wonogiri. Ketiganya adalah Suyatmi, Tamin, dan Surip. Saat ditemui, Surip mengaku saat senang dapat ambil bagian dalam Program PKT di desa Bulusulur.

“Saya senang sekali, sungguh. Sudah tiga bulan saya tidak dapat proyek, tidak bekerja, cuma serabutan, kadang cuma nganggur di rumah. Program PKT ini membantu sekali bagi keluarga saya. Sebelumnya saya ikut pemborong (kontraktor), tapi tahun 2021 proyeknya stop,” ujar Surip.

Tak jauh berbeda, Tamin, mengaku dirinya sudah setahun tidak bekerja karena proyek perumahan yang diikutinya berhenti pasca terdampak pandemi Covid-19. Lelaki berusia 77 tahun tersebut mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Wonogiri dan kementerian PUPR yang telah peduli dan memberikan kesempatan baginya untuk dapat bekerja kembali.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan Pak Menteri dengan danya program ini, saya bisa kerja lagi. Bisa gosrek (kegiatan kebersihan), bisa bikin kalenan (aliran air/drainase), bisa aktif lagi dan dapat penghasilan untuk menghidupi keluarga,” katanya.

Penulis : SIKP_kominfowng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *