Pemerintah Kabupaten Wonogiri menggelar Upacara Peringatan hari Pramuka ke-61 tahun, Senin (15/8/2022). Upacara yang berlangsung di Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri ini diikuti oleh lebih dari 300 peserta upacara dan digelar dengan protokol kesehatan.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo yang bertindak sebagai inspektur upacara, dalam bagian amanatnya menyampaikan bahwa Pramuka adalah aset potensial yang dimiliki Bangsa Indonesia.

“Seperti filosofi Lambang Tunas Kelapa, setiap Pramuka akan tumbuh menjadi satu aset serba guna dengan sejuta manfaat. Pramuka adalah aset-aset potensial Bangsa Indonesia yang bersedia memberikan sumbangsih berupa waktu, tenaga, dan pemikiran, yang bersifat tepat guna, dan mampu memberi solusi bagi setiap persoalan yang ada,” kata bupati.

Tak hanya itu, Bupati juga menyoroti, di era perkembangan teknologi saat ini, Pramuka punya peran besar untuk membangun kapasitas informatika, integritas, dan kompetensi komunikasi publik di era digital.

“Satu peran penting yang dapat dimainkan Gerakan Pramuka saat ini, manakala penguasaan teknologi informasi menjadi satu keharusan, di era revolusi industri 4.0. Kehidupan terus bergerak maju, kita semua berada pada satu era, dimana segala sesuatu didasarkan pada logika dan statistik yang didukung data digital,” tutur Bupati.

Bupati meyakini, setiap anggota Gerakan Pramuka memiliki kecakapan untuk selalu ambil bagian dalam memandu sesama. Karakter dan kepribadian yang kuat di setiap diri pribadi anggota Gerakan Pramuka, diperoleh dari gemblengan tiga janji suci Tri Satya, dan Sepuluh Kode Moral Dasa Dharma yang ada di setiap dada Pramuka, adalah landasan ideal untuk tugas tanggung jawab ke masa depan.

Diakui Bupati, permasalahan yang menjadi kendala pembangunan Kabupaten Wonogiri antara lain, belum meratanya kesejahteraan masyarakat, potensi rawan bencana alam dan aspek kelestarian lingkungan hidup. Bupati berharap besar kepada Gerakan Pramuka Kabupaten Wonogiri untuk peka terhadap persoalan bangsa, peduli terhadap penderitaan sesama, cinta alam dan lingkungan, dan tidak berpangku tangan manakala terjadi musibah.

Bupati juga berpesan agar anggota Pramuka Kabupaten Wonogiri menyiapkan diri menjadi pribadi yang tangguh dan berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Wonogiri, seperti tema yang diangkat dalam Peringatan Hari Pramuka ke-61 ini, yakni “Mengabdi Tanpa Batas untuk Membangun Ketangguhan Bangsa”.

“Saya berpesan kepada adik-adik Pramuka untuk selalu aktif dalam kegiatan kepramukaan, dalam rangka menyiapkan diri menyongsong masa depan dengan penuh rasa percaya diri. Kuatkan fisik dan mental untuk menjadi kader-kader bangsa yang mampu melindungi segenap bangsa Indonesia, mempertahankan ketangguhan bangsa, membangun kesejahteraan bersama, dan menjaga seluruh tumpah darah Indonesia,” pungkasnya.

 

 

Ditemui usai Upacara, Ketua Kwartir Cabang Wonogiri, Suprapto menyampaikan bahwa dalam rangka Peringatan Hari Pramuka ke-61 tahun ini, pihaknya telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan antara lain bakti sosial, renungan, hingga Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Pramuka Penggalang di beberapa Gugus Depan Sekolah Menengah Pertama dan Kegiatan Ketangkasan Pramuka Siaga di beberapa Gugus Depan Sekolah Dasar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Hal ini, menurut Suprapto, dimaksudkan untuk membangkitkan lagi semangat para anggota Pramuka setelah lebih dari dua tahun dilanda Pandemi Covid-19.

“Sebenarnya sifatnya hanya himbauan, kami tidak mewajibkan. Kegiatan dilakukan berdasarkan kreativitas gugus masing-masing. Tetapi berdasarkan laporan yang masuk ke kami, memang beberapa sekolah gugus depan melaksanakan kegiatan ini dengan menerapkan protokol kesehatan. Harapannya, ya, untuk membangkitkan semangat adik-adik kita anggota pramuka untuk mulai berkegiatan dan memberi kontribusi bagi pembangunan bangsa paskapandemi Covid-19,” terang Suprapto.

Penulis : SIKP_kominfowng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *