Pemerintah kabupaten Wonogiri merumuskan enam arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2025 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Wonogiri tahun 2024. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Wonogiri, Heru Utomo, Rabu (6/3/2024).

Keenam rumusan arah kebijakan pembangun tersebut adalah perwujudan pengurangan kemiskinan dan pengangguran, perwujudan kualitas hidup dan kapasitas sumber daya manusia Kabupaten Wonogiri menuju SDM yang maju dan berdaya saing, dan perwujudan kapasitas dan daya saing ekonomi rakyat secara berkelanjutan dan semakin mandiri.

Rumusan arah kebijakan pembangunan yang selanjutnya adalah pemenuhan infrastruktur bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dalam mendukung masyarakat Wonogiri yang sejahtera, werwujudan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan kondusifitas wilayah serta pemantapan kapasitas fiskal daerah, serta pengurangan kesenjangan wilayah.

Keenam hal tersebut disusun berdasar analisa mendalam dan usulan masyarakat melalui Musrenbang Desa/Kelurahan dan Musrenbang Kecamatan atas tiga permasalahan utama yang masih dihadapi Pemkab Wonogiri dalam mewujudkan visi Kabupaten Wonogiri maju, mandiri, dan Sejahtera.

“Saat ini tiga masalah besar yang masih dihadapi pemkab Wonogiri adalah tingginya angka kemiskinan, rendahnya kualitas pembangunan manusia, dan belum tercapainya percepatan pembangunan antarwilayah. Maka di tahun 2025, rumusan arah kebijakan pembangunan difokuskan untuk menuntaskan permasalahan tersebut,” tutur Heru.

Pada acara yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati tersebut disampaikan pula Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Wonogiri untuk periode tahun 2025-2045. Dengan mengangkat tema “Wonogiri yang Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan”, Pemkab Wonogiri menetapkan empat sasaran pokok pada RPJPD 2025-2045.

“Keempat sasaran pokok tersebut adalah terwujudnya kualitas hidup masyarakat didukung lingkungan sosial dan berbudaya tinggi, terwujudnya ekonomi yang berdaya saing dan berkelanjutan, terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, dan terwujudnya ketahanan sumber daya alam, lingkungan hidup, dan bencana alam,” terangnya.

Menurut Heru, keempat sasaran tersebut dapat dicapai dengan kerja sama seluruh stakeholder untuk memajukan bidang ketahanan pangan, pendidikan inklusif dan berkualitas, kesehatan untuk semua lapisan masyarakat, perlindungan sosial, dan peningkatan produktivitas industri.

Selain itu, diperlukan juga sinergisitas dalam upaya penguatan riset dan inovasi, penerapan ekonomi hijau, pembanguanan infrastruktur berkualitas dan ramah lingkungan, perbaikan tata kelola pemerintahan, dan upaya penguatan ketahanan sumber daya alam, lingkungan hidup, dan bencana alam.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo dalam bagian sambutan pengarahannya menegaskan bahwa aktualisasi dan implementasi pembangunan daerah menjadi hal yang lebih utama dibandingkan rutinitas perencanaan itu sendiri.

“Kalau kita bicara RPJPD, RPJMD, dan diturunkan RKPD, apakah berhenti pada tataran dokumentasi, atau benar-benar diimplementasikan dengan baik? Ini pertanyaan sederhana. Apakah target-target yang tertuang betul-betul bisa dipertanggungjawabakan. Bagaimana manajerialnya, bagaimana tata kelola anggarannya, bagaimana integrasi yang dilakukan. Jangan sampai, mohon maaf, hanya terjebak pada sesuatu yang bersifat rutinitas,” katanya.

Menilik pada usulan yang masuk, dari total 1.075 usulan, 595 di antaranya adalah usulan pembangunan infrastruktur. Disusul kemudian sebanyak 128 usulan kecamatan, 122 usulan pada bidang pertanian, dan 70 usulan pada yang menjadi wewenang dinas perhubungan. Sedangkan 269 usulan lainnya adalah usulan pada 13 bidang lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati berharap bahwa pemerataan pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Rencana pembangunan kita meminta adanya pemerataan dan keseimbangan, sehingga infrastruktur-infrastruktur tersebut menjadi capakaian kolektif yang manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : SIKP_kominfowng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *