BUPATI WONOGIRI PIMPIN UPACARA PERINGATAN HARI BELA NEGARA KE 68


Pemerintah Kabupaten Wonogiri menggelar upacara peringatan Hari Bela Negara ke 68 di Lapangan Giri Krida Bhakti, Senin (19/12). Upacara yang juga serentak dilakukan secara nasional ini mengangkat tema “Indonesiaku Tercinta, kan Kubela Sepanjang Masa.”  Selain diikuti oleh seluruh Karyawan PNS di lingkungan Pemkab Wonogiri,  juga melibatkan jajaran TNI, POLRI, PGRI, Organisasi masyarakat, para  Pelajar OSIS dan pramuka. Bertindak selaku inspektur Upacara Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Perwira Upacara Kapten Cpl. Basuki. S.IP dan Komandan Upacara Kapten Cba. Suparna.


Dalam amanatnya Bupati Joko Sutpo membacakan Sambutan Presiden Indonesia  yang mengajak masyarakat untuk belajar dari sejarah perjuangan bangsa dalam menghadapi ancaman dan tantangan kedaulatan bangsa yang bukan lagi bersifat fisik tapi multi dimensi seperti ideologi, politik, ekonomi dan sosial budaya. Bupati juga mengingatkan agar segenap warga masyarakat membangun kesadaran bela negara dalam melawan tantangan jaman seperti kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan dan ketergantungan, sehingga dibutuhkan semangat persatuan, kerjakeras  dan perjuanga bersama untuk mewujudkannya.

Peringatan Hari Bela Negara sendiri ditetapkan Pemerintah RI dengan Keputusan Presiden RI Nomor 28 Tahun 2006 tentang Hari Bela Negara, sebagai hari nasional yang wajib diperingati oleh seluruh rakyat Indonesia untuk  mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada tanggal 19 Desember 1958 di Sumatera Barat. PDRI diprakarsai oleh Mr. Sjarifuddin Prawiranegara yang bersama sejumlah tokoh  mempertahankan eksistensi dan kelangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang nyaris berakhir akibat agresi Belanda kedua. Pada waktu itu, Belanda menguasai ibukota negara di Yogyakarta yang disertai dengan penangkapan Presiden RI, Wakil Presiden RI dan sejumlah Menteri. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa bangsa Indonesia dalam usaha membela negara tidak hanya melalui angkat senjata dan kekuatan militer, tetapi juga melalui jalur perjuangan politik dan diplomasi. (humas_mon)

 

 

 

 

Apakah website ini bersifat informatif?

  • Pengunjung (65532 Kunjungan)
  • Hits (65532 Kunjungan)
  • Hari Ini (481 Kunjungan)
  • Kemarin (609 Kunjungan)