MAYORITAS SISWA SMP DI KABUPATEN WONOGIRI IKUTI UJIAN DENGAN POLA LAMA


MAYORITAS SISWA SMP DI KABUPATEN WONOGIRI IKUTI UJIAN DENGAN POLA LAMA

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ajaran 2017/2018 untuk jenjang pendidikan SMP/MTs akan dimulai tanggal 23-26 April mendatang. Adapun jumlah peserta sebanyak 4.907 siswa Kelas 9 di 34 SMP dan 953 siswa Kelas 9 di 8 MTs.  Kabupaten Wonogiri belum dapat menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Computer Basic Test (CBT) untuk seluruh jenjang pendidikan SMP. Di Wonogori, yang mengikuti UNBK SMP/MTs hanya 32% saja. Jumlah ini relatif sedikit bila dibandingkan dengan daerah lain di eks Karesidenan Surakarta.

“Wonogiri terus terang saja masih ketinggalan. Di beberapa wilayah lain di Surakarta, ada yang 50% persen, 70 persen, bahkan di Sukoharjo sudah mencapai 100%,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri Drs. Siswanto, M.Pd saat Sosialisasi Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018/2019 dan Pelaksanaan Ujian Nasional, Ujian Sekolah Berstandar Nasional dan Ujian Sekolah  2017/2018 di Kabupaten Wonogiri, Kamis (5/4).

Jadi mayoritas siswa SMP di Kabupaten Wonogiri masih akan mengikuti ujian pola lama, yakni model Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) atau Paper Basic Test (PBT). Sedang untuk pelaksanaan UNKP jenjang pendidikan SMP/MTs di Kabupaten Wonogiri akan dimulai tanggal 8-9 Mei 2018 mendatang. Pesertanya sebanyak 7.413 siswa Kelas 9 di 86 SMP dan sebanyak 351 siswa Kelas 9 di 15 MTs.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan pakta integritas pelaksanaan Ujian Tahun ajaran 2017/2018, antara Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan (Dikbud) dan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, bersama perwakilan guru pendidikan fomral (dari jenjang SD dan SMP) serta pimpinan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) mewakili Pendidikan Non-Formal Informal (PNFI). Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa, SH menyaksikan kesepakatan dalam mewujudkan ujian yang berkualitas dan berintegritas tersebut.

“Kita doakan bersama agar UN berjalan dengan baik dan lancar, serta sukses meraih hasil terbaik. Sukses dalam arti tetap menjunjung tinggi aspek kejujuran, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi riil peserta didik, dan menjadi acuan penilaian kompetensi lulusan secara nasional,” kata Wabup. 

 

Reporter dan foto : Humas Setda Kab. Wonogiri

Apakah website ini bersifat informatif?

  • Pengunjung (353654 Kunjungan)
  • Hits (353654 Kunjungan)
  • Hari Ini (684 Kunjungan)
  • Kemarin (560 Kunjungan)