PENTAS KETHEK OGLENG DAN KETOPRAK SEMARAKKAN GEBYAR HARI JADI KE-276 WONOGIRI


Pentas Kethek Ogleng dan Ketoprak, Rabu (17/5) malam di Monumen Watu Gilang Nglaroh Kecmatan Selogiri semarakkan Gebyar Hari Jadi ke-276 Kabupaten Wonogiri Tahun 2017. Bupati Wonogiri, joko Sutopo hadir dalam acara tersebut didampingi Sekretaris daerah Kabupaten Wonogiri Suharno berserta Asisten Sekda. Hadir pula Forkopimda Kabupaten Wonogiri. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Salo Rangon Provinsi Jambi Lukman, Anggota DPRD Kabupaten Wonogiri, Kepala OPD, dan disaksikan masyarakat setempat. Acara diawali sajian tarian Salo Rangon dari provinsi Jambi.

Sigit Purwanto selaku Camat Selogiri dalam laporannya menyampaikan bahwa Pentas Seni ini merupakan salah satu satu rangkaian acara Grebeg Nglaroh. Sebelumnya telah dilaksanakan ziarah dan lomba kesenian yang diikuti pelajar SMP se-Kecamatan Selogiri.

Sekretaris Daerah kabupaten Wonogiri Suharno yang pada kesempatan ini membacakan sambutan Bupati Wonogiri menyampaikan bahwa pentas ketoprak akan mengangkat tema “Babat Samber Nyawa” yang mana akan menceritakan perjuangan Raden Mas Said melawan penjajah dan cikal bakal Kabupaten Wonogiri. Sosok Raden Mas Said adalah tokoh sentral dalam setiap acara peringatan ulang tahun Kabupaten Wonogiri, mengingat pengorbanan dan perjuangan beliau dalam memimpin peperangan melawan penjajah di daerah Nglaroh Selogiri menjadi asal muasal terbentuknya Kabupaten Wonogiri. “Satu hal yang dapat kita petik dari perjuangan Pangeran Samber Nyawa adalah kita bisa menjadikan suatu semangat dan energi untuk menggerakkan pembangunan di Kabupaten Wonogiri,” kata Suharno.

Suharno juga memberikan apresiasi tinggi kepada seniman-seniman Wonogiri yang mempersiapkan pentas ketoprak ini sebagai salah satu bentuk pelestarian kebudayaan dan nilai-nilai kebangsaan Indonesia khususnya di Kabupaten Wonogiri. Dirinya juga berharap Semangat Gebyar Hari Jadi ke-276 Kabupaten Wonogiri dapat menjadi menanamkan rasa bangga menjadi masyarakat Wonogiri, jiwa ksatria dan pejuang yang dapat diterapkan dalam berbagai aspek, termasuk ikut andil dalam percepatan pembangunan Kabupaten Wonogiri. (Essa – Mamik, Reporter RGS Diskominfo Wonogiri)

Apakah website ini bersifat informatif?

  • Pengunjung (113338 Kunjungan)
  • Hits (113338 Kunjungan)
  • Hari Ini (220 Kunjungan)
  • Kemarin (305 Kunjungan)