PELANTIKAN DAN PENGUATAN KELEMBAGAAN KAUKUS PEREMPUAN POLITIK INDONESIA KABUPATEN WONOGIRI PERIODE 2017-2020


Kepengurusan baru periode 2017-2020 Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Wonogiri resmi dilantik oleh KPPI Jawa Tengah hari ini, Kamis (20/4), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri. Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa beserta istri Deny Edy Santosa. Hadir pula Kepala Kejaksaan Negeri Wonogiri, Perwakilan Komandan Kodim 0728/Wonogiri, Perwakilan Kapolres Wonogiri, Perwakilan Pimpinan KPPI Jawa Dengah, dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) beserta jajarannya. Acara ini diikuti setidaknya 100 peserta dan tamu undangan yang berasal dari organisasi perempuan se-Kabupaten Wonogiri.

Kristin Karina, mewakili Ketua KPPI Jawa Tengah Farida Rahma, membacakan Surat Keputusan Nomor 017/KPPI/Jateng/4/2017 tentang Pengesahan Komposisi dan Personalia KPPI, kemudian secara resmi melantik kepengurusan KPPI Kabupaten Wonogiri yang baru, dimana Hj. Paryanti yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Wonogiri dari Partai Golkar dipercaya menjabat sebagai ketua KPPI Kabupaten Wonogiri tiga tahun ke depan.

 “Kepemimpinan perempuan masa kini haruslah menganut prinsip mengakomidir dan "netesake" (menelurkan dan menetaskan) kader-kader baru yang akan berpartisipasi di kancah politik Indonesia khususnya Kabupaten Wonogiri,“ demikian disampaikan oleh Ida Masruloh, salah satu Pimpinan KPPI Jawa Tengah dalam sambutannya mewakili ketidakhadiran Ketua KPPI Jawa Tengah.

Ida juga berpendapat, bahwa tinggi rendahnya partisipasi perempuan dalam partai politik tidak selayaknya dibebankan hanya kepada KPPI saja, tetapi semua pihak harus bergerak. “Harus ada rembug bersama. Organisasi wanita, semua harus bergerak untuk mengkader perempuan agar aktif dalam dunia politik,” ujar Ida.

Permasalahan yang kemudian seringkali timbul ketika perempuan aktif berpolitik hingga terpilih menjadi anggota legislatif adalah keluarga yang menjadi terbengkalai. Karenanya, Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa yang hadir didampingi sang istri menyampaikan arahannya bahwa baik keluarga maupun karir politik harus mampu berjalan seiringan. “Kalau sudah terpilih, keluarga tetap yang utama. Naluri seorang ibu tidak terlupakan. Jangan sampai menelantarkan keluarga, semua harus berjalan seiringan,” kata Edy Santosa

Selanjutnya Edy Santosa berharap agar amanat konstituen dapat dijalankan dengan baik oleh para pengurus dan anggota KPPI Kabupaten Wonogiri. “Semoga selalu bekerja dengan baik dan betul mengemban amanah dengan baik,” demikian kata Edy Santosa menutup sambutan pengarahannya.

Acara dilanjutkan dengan pembekalan dan koordinasi penguatan kelembagaan oleh Pembina KPPI Kabupaten Wonogiri. (Essa – Diskominfo Wonogiri)

Apakah website ini bersifat informatif?

  • Pengunjung (172880 Kunjungan)
  • Hits (172880 Kunjungan)
  • Hari Ini (318 Kunjungan)
  • Kemarin (501 Kunjungan)