BUPATI MEMBUKA PELAKSANAAN TMMD SENGKUYUNG TAHAP I DI DESA SEMAGAR

"Melalui TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat Serta Semangat Gotong Royong Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional". Inilah tema yang diangkat dalam Upacara pembukaan TNI Manunggal membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I TA 2019, Selasa (26/2) di Lapangan Dusun Garon, Desa Semagar, Kecamatan Girimarto.

Hadir dalam kegiatan tersebut,  Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M.Heri Amrrulloh, Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, Kajari Kabupaten Wonogiri Dodi Budi Budi Kelana, Kepala Kesbangpol Kabupaten Wonogiri Sulardi, Camat Girimarto Suparmo, Danramil 18/Girimarto Kapten CBA Suparna, Kapolsek Girimarto AKP Sutrisno, kepala Desa dan Lurah se Kecamatan Girimarto.

Dalam Laporan Rencana pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2019, Pasiter Kapten Inf Agus Priyanto menyampaikan bahwa TMMD kali ini berlokasi di Dusun Tritis, Desa Semagar, Kecamatan Girimarto dan akan berlangsung dari tanggal 26 Februari hingga 27 Maret 2019.

Sasaran kegiatan fisik adalah sebagai berikut:
        a) Makadal Jalan volume  : P. 300 m x L. 4 m x Tbl. 0,12 m
        b) Jembatan jalan volume : P. 7,5 m x L. 4 m x T. 4 m 
        c) Talud jalan : P. 32 M x T. 2 m

Sedangkan sasaran kegiatan non fisik adalah melaksanakan sosialisasi penyuluhan dan keterampilan yang dilaksanakan oleh OPD di Lingkungan Pemkab Wonogiri, Kodim 0728/Wng dan Polres Wonogiri.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Wonogiri Joko Sutopo dalam sambutan Gubernur Jawa Tengah yang dibacakannya menyampaikan bahwa TMMD merupakan bagian dari cara kita merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotongroyongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan. Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti inilah menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai permasalahan masyarakat.

Data BPS per-Bulan September 2018, mencatat jumlah penduduk miskin Jawa Tengah sebesar 3,87 juta orang (11,19%), mayoritas berada di pedesaan, yakni sebanyak 2,15 juta orang. Untuk itulah, kita terus memfokuskan program penanggulangan kemiskinan di pedesaan dengan prinsip keroyokan melalui pen-dekatan holistik-integratif-tematik dan spasial. TMMD kali ini mengangkat tema “Melalui TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat Serta Semangat Gotong Royong Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional”. 

Apabila dikaitkan dengan kondisi kebangsaan saat ini, tema tersebut sangatlah tepat. Sejarah telah mengajarkan kepada kita bahwa semangat kebersamaan, kegotong-royongan serta persatuan dan kesatuan merupakan senjata ampuh bangsa Indonesia dalam menghadapi segala permasalahan dan tantangan. Ini harus senantiasa kita rawat dan jaga bersama. Jangan sampai kapital sosial berharga ini luntur dan sirna tergerus oleh berbagai perbedaan yang ada. Berbeda itu biasa karena berbeda memang kodrat Sang Pencipta. Dan, berbeda itu indah.

Maka melalui TMMD ini mari kita gelorakan lagi semangat kolektifitas serta persatuan dan kesatuan seluruh elemen masyarakat yang ada. Mari kita bangun sarana prasarana, fasilitas umum dan sosial yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat desa. Tidak hanya itu, program TMMD ini juga harus diarahkan untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, meningkatnya kesehatan lingkungan dan memantapkan kerukunan antar umat beragama dalam rangka mencegah terjadinya konflik, SARA, radikalisme, terorisme dan intoleransi. 

Yang tidak kalah penting, kita harus terus mendorong dan mendampingi masyarakat desa agar berkreasi serta berinovasi untuk menggali dan mengoptimalkan potensi desa agar lahir start-up wisausaha sehingga masyarakat desa makin sejahtera.
Saya juga berharap, TMMD kali ini bisa di-sisipkan program-program yang menggugah wa-wasan kebangsaan dan nilai-nilai nasionalisme. Ini penting mengingat maraknya hoax, bully dan ujaran kebencian yang muncul di tengah-tengah kehidupan kita dan berpotensi memecah belah bangsa. 

Kita edukasi masyarakat di tengah riuhnya revolusi industri 4.0, bijak bermedsos. Saring sebelum sharing. Mari kita sadarkan masyarakat tentang arti penting persatuan dan kesatuan bangsa demi Indonesia Jaya.

Kita ingin desa-desa di Jateng makin maju dan sejahtera dengan tetap mempertahanakn keunikan dan kearifan lokalnya. Desanya maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakatnya komplet, SDM-nya makin berkualitas unggul, mandiri, punya spiritualitas tinggi, nggak ada narkoba, kreatif dan inovatif serta mempunyai karakter kebangsaan yang kuat. Lan sing ora kalah penting, kabudayane tansah lestari. Harus bisa kita wujudkan bersama. Mari bersama kita bangun Indonesia mulai dari desa.

 

Sumber : Berita daerah RGS Wonogiri (26 Februari 2019)



Menurut pengunjung, apakah isi website ini bersifat informatif ?

Pilih

Jl. Kabupaten No. 4-6 Wonogiri 57612
Telp. (0273) 321002 Fax. (0273) 322318
Email: bupati@wonogirikab.go.id
Website : http://www.wonogirikab.go.id


//