Pemerintah Kabupaten Wonogiri
.:: Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Wonogiri ::.
Berita

Sejumlah 15 anggota tim penilai lomba desa berkembang melakukan penilaian ke desa Widoro, Kecamatan Sidoharjo Wonogiri. Desa Widoro untuk tahun 2012 ini mewakili Kabupaten Wonogiri maju lomba Desa Berkembang tingkat Provinsi Jawa Tengah. Desa Widoro masuk dalam 6 besar nominator desa berkembang dari 23 Kabupaten yang di Jawa Tengah. Lima nominator lainnya di Jateng yakni Kabupaten Rembang, Karanganyar, Banyumas, Boyolali, dan Semarang.


Dalam kedatangannya di desa Widoro, Selasa (17/4), tim penilai yang dipimpin Dra. Sumirah, M.Pd itu lomba desa berkembang ini sesuai dengan program Gubernur Jawa Tengah yakni Bali Ndeso Mbangun Deso.  Lomba Desa berkembang ini dimaksudkan sebagai ajang kompetisi dan memotivasi kepada desa-desa berkembang di Jateng untuk berprestasi dan mampu mendayagunakan potensi unggulan lokalnya sehingga mampu keluar dari kemiskinan, ketertinggalan dan ketidakberdayaan yang mengurungnya.


“Aspek-aspek penilaian selain penerima manfaat dari dana bantuan desa berkembang juga dilakukan penilaian beberapa indikator lainnya antara lain bidang pemerintahan desa, kelembagaan dan partisipasi masyarakat, sosial budaya masyarakat, pendidikan, kesehatan, pertanian, pemberdayaan masyarakat, linmas sampai dengan urusan kearsipan,” imbuhnya.


Dalam sambutan Bupati Wonogiri yang dibacakan Sekretaris Daerah Drs. Budisena, MM disampaikan bahwa alokasi bantuan keuangan untuk desa berkembang dari Pemprov Jateng di Wonogiri sudah berjalan sejak tahun 2009. Jumlahnya setiap tahun selalu meningkat. Pada tahun 2009 ada 4 desa yang menerima bantuan desa berkembang, 12 desa pada tahun 2010, dan 20 desa pada tahun 2011 dengan total bantuan 3.6 miliar. “Tahun ini kami mendapat alokasi bantuan lagi sebesar Rp 2 miliar untuk 20 desa.”


Pemanfaatan bantuan desa berkembang tersebut dilakukan dengan berbagai jenis kegiatan. Diantaranya pengadaan kambing 1.775 ekor, lele 23 kelompok, bibit tanaman 40.000 batang, benih padi/jagung 17.058 kg, jaring ikan 10 pis, pupuk 4.517 sak, hand tractor 11 unit, mesin perontok padi 6 unit, mesin penggiling gaplek 3 unit, bantuan modal pedagang kecil 969 orang, koperasi RT 300 unit. Total penerima manfaat dari bantuan desa berkembang ada 5.096 KK. Bantuan yang ada itu nantinya akan terus dikembangkan dan dilestarikan masyarakat. Bantuan ini sangat bermanfaat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat dalam pemberdayaan ekonomi,” kata Bupati. (HUMAS-ESTI SUCI)
.


   

 

| dibaca 267 kali | 17/04/2012 00:00 WIB
Total Content : -
Halaman